Proses Hidup

Seperti Debu yang sangat cepat Bertebaran saat tertiup kencangnya Angin. Itulah Proses Kehidupan. Kita harus bisa memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin sebelum waktu itu sendiri yang memanfaatkan kita. sugik_muhammed

Menjalani Hidup

Sungguh beruntung bagi orang yang saat ini berada diatas. Tapi janganlah terlalu puas dengan apa yang kalian dapatkan saat ini. orang yang berada di bawah justru semakin cepat berlari untuk bisa mendahului. sugik_muhammed

Keyakinan

Dan bagi setiap orang yang selalu mengeluh dan pesimis akan harapan dan tindakan yang akan di lakukan . Selalu ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan Allah SWT yang sangat harus kita yakini menjadi solusi untuk kesulitan kita. Always Pray and keep trying. sugik_muhammed

Tujuan Kehidupan

Hidup itu layaknya sebuah Permainan. Dimana kita akan di hadapkan pada keputusan yang nantinya kita menang atau kita kalah. Jadi bekerja keraslah untuk memenangkan permainan itu. Sugik_muhammed

Arti Kesabaran

Bagaimana Perasaan kita saat terjebak dalam kemacetan yang sangat panjang? itu sama halnya dengan mimpi. Sebelum kita sampai di sebuah mimpi, Kita pasti akan melewati serangkaian kemacetan yaitu sebuah Kesabaran panjang yang akhirnya kita menemukan sebuah Kebahagiaan sugik_muhammed

23 Juli, 2009

IP Table

IPTables memiliki tiga macam daftar aturan bawaan dalam tabel penyaringan, daftar tersebut dinamakan rantai firewall (firewall chain) atau sering disebut chain saja. Ketiga chain tersebut adalah INPUT, OUTPUT dan FORWARD.



Pada diagram tersebut, lingkaran menggambarkan ketiga rantai atau chain. Pada saat sebuah paket sampai pada sebuah lingkaran, maka disitulah terjadi proses penyaringan. Rantai akan memutuskan nasib paket tersebut. Apabila keputusannnya adalah DROP, maka paket tersebut akan di-drop. Tetapi jika rantai memutuskan untuk ACCEPT, maka paket akan dilewatkan melalui diagram tersebut.

Sebuah rantai adalah aturan-aturan yang telah ditentukan. Setiap aturan menyatakan “jika paket memiliki informasi awal (header) seperti ini, maka inilah yang harus dilakukan terhadap paket”. Jika aturan tersebut tidak sesuai dengan paket, maka aturan berikutnya akan memproses paket tersebut. Apabila sampai aturan terakhir yang ada, paket tersebut belum memenuhi salah satu aturan, maka kernel akan melihat kebijakan bawaan (default) untuk memutuskan apa yang harus dilakukan kepada paket tersebut. Ada dua kebijakan bawaan yaitu default DROP dan default ACCEPT.

Jalannya sebuah paket melalui diagram tersebut bisa dicontohkan sebagai berikut:

Perjalanan paket yang diforward ke host yang lain

1. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.

2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada table Mangle. Chain ini berfungsi untuk me-mangle (menghaluskan) paket, seperti merubah TOS, TTL dan lain-lain.

4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan DNAT (Destination Network Address Translation).

5. Paket mengalami keputusan routing, apakah akan diproses oleh host lokal atau diteruskan ke host lain.

6. Paket masuk ke chain FORWARD pada tabel filter. Disinlah proses pemfilteran yang utama terjadi.

7. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan SNAT (Source Network Address Translation).

8. Paket keluar menuju interface jaringan, contoh eth1.

9. Paket kembali berada pada jaringan fisik, contoh LAN.

Perjalanan paket yang ditujukan bagi host lokal

1. Paket berada dalam jaringan fisik, contoh internet.

2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel mangle.

4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat.

5. Paket mengalami keputusan routing.

6. Paket masuk ke chain INPUT pada tabel filter untuk mengalami proses penyaringan.

7. Paket akan diterima oleh aplikasi lokal.

Perjalanan paket yang berasal dari host lokal

1. Aplikasi lokal menghasilkan paket data yang akan dikirimkan melalui jaringan.

2. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel mangle.

3. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel nat.

4. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel filter.

5. Paket mengalami keputusan routing, seperti ke mana paket harus pergi dan melalui interface mana.

6. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel NAT.

7. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.

8. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.


Sumber:
  • http://renditkj.blogspot.com/


Mengenal Kode ASCII

Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 00000000 hingga 11111111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.

Karakter Nilai Unicode
(heksadesimal)
Nilai ANSI ASCII
(desimal)

Keterangan
NUL 0000 0
Null (tidak tampak)
SOH 0001 1
Start of heading (tidak tampak)
STX 0002 2
Start of text (tidak tampak)
ETX 0003 3
End of text (tidak tampak)
EOT 0004 4
End of transmission (tidak tampak)
ENQ 0005 5
Enquiry (tidak tampak)
ACK 0006 6
Acknowledge (tidak tampak)
BEL 0007 7
Bell (tidak tampak)
BS 0008 8
Menghapus satu karakter di belakang kursor (Backspace)
HT 0009 9
Horizontal tabulation
LF 000A 10
Pergantian baris (Line feed)
VT 000B 11
Tabulasi vertikal
FF 000C 12
Pergantian baris (Form feed)
CR 000D 13
Pergantian baris (carriage return)
SO 000E 14
Shift out (tidak tampak)
SI 000F 15
Shift in (tidak tampak)
DLE 0010 16
Data link escape (tidak tampak)
DC1 0011 17
Device control 1 (tidak tampak)
DC2 0012 18
Device control 2 (tidak tampak)
DC3 0013 19
Device control 3 (tidak tampak)
DC4 0014 20
Device control 4 (tidak tampak)
NAK 0015 21
Negative acknowledge (tidak tampak)
SYN 0016 22
Synchronous idle (tidak tampak)
ETB 0017 23
End of transmission block (tidak tampak)
CAN 0018 24
Cancel (tidak tampak)
EM 0019 25
End of medium (tidak tampak)
SUB 001A 26
Substitute (tidak tampak)
ESC 001B 27
Escape (tidak tampak)
FS 001C 28
File separator
GS 001D 29
Group separator
RS 001E 30
Record separator
US 001F 31
Unit separator
SP 0020 32
Spasi
! 0021 33
Tanda seru (exclamation)
" 0022 34
Tanda kutip dua
# 0023 35
Tanda pagar (kres)
$ 0024 36
Tanda mata uang dolar
% 0025 37
Tanda persen
& 0026 38
Karakter ampersand (&)
0027 39
Karakter Apostrof
( 0028 40
Tanda kurung buka
) 0029 41
Tanda kurung tutup
* 002A 42
Karakter asterisk (bintang)
+ 002B 43
Tanda tambah (plus)
, 002C 44
Karakter koma
- 002D 45
Karakter hyphen (strip)
. 002E 46
Tanda titik
/ 002F 47
Garis miring (slash)
0 0030 48
Angka nol
1 0031 49
Angka satu
2 0032 50
Angka dua
3 0033 51
Angka tiga
4 0034 52
Angka empat
5 0035 53
Angka lima
6 0036 54
Angka enam
7 0037 55
Angka tujuh
8 0038 56
Angka delapan
9 0039 57
Angka sembilan
: 003A 58
Tanda titik dua
; 003B 59
Tanda titik koma
< 003C 60
Tanda lebih kecil
= 003D 61
Tanda sama dengan
> 003E 62
Tanda lebih besar
? 003F 63
Tanda tanya
@ 0040 64
A keong (@)
A 0041 65
Huruf latin A kapital
B 0042 66
Huruf latin B kapital
C 0043 67
Huruf latin C kapital
D 0044 68
Huruf latin D kapital
E 0045 69
Huruf latin E kapital
F 0046 70
Huruf latin F kapital
G 0047 71
Huruf latin G kapital
H 0048 72
Huruf latin H kapital
I 0049 73
Huruf latin I kapital
J 004A 74
Huruf latin J kapital
K 004B 75
Huruf latin K kapital
L 004C 76
Huruf latin L kapital
M 004D 77
Huruf latin M kapital
N 004E 78
Huruf latin N kapital
O 004F 79
Huruf latin O kapital
P 0050 80
Huruf latin P kapital
Q 0051 81
Huruf latin Q kapital
R 0052 82
Huruf latin R kapital
S 0053 83
Huruf latin S kapital
T 0054 84
Huruf latin T kapital
U 0055 85
Huruf latin U kapital
V 0056 86
Huruf latin V kapital
W 0057 87
Huruf latin W kapital
X 0058 88
Huruf latin X kapital
Y 0059 89
Huruf latin Y kapital
Z 005A 90
Huruf latin Z kapital
[ 005B 91
Kurung siku kiri
\ 005C 92
Garis miring terbalik (backslash)
] 005D 93
Kurung sikur kanan
^ 005E 94
Tanda pangkat
_ 005F 95
Garis bawah (underscore)
` 0060 96
Tanda petik satu
a 0061 97
Huruf latin a kecil
b 0062 98
Huruf latin b kecil
c 0063 99
Huruf latin c kecil
d 0064 100
Huruf latin d kecil
e 0065 101
Huruf latin e kecil
f 0066 102
Huruf latin f kecil f
g 0067 103
Huruf latin g kecil
h 0068 104
Huruf latin h kecil
i 0069 105
Huruf latin i kecil
j 006A 106
Huruf latin j kecil
k 006B 107
Huruf latin k kecil
l 006C 108
Huruf latin l kecil
m 006D 109
Huruf latin m kecil
n 006E 110
Huruf latin n kecil
o 006F 111
Huruf latin o kecil
p 0070 112
Huruf latin p kecil
q 0071 113
Huruf latin q kecil
r 0072 114
Huruf latin r kecil
s 0073 115
Huruf latin s kecil
t 0074 116
Huruf latin t kecil
u 0075 117
Huruf latin u kecil
v 0076 118
Huruf latin v kecil
w 0077 119
Huruf latin w kecil
x 0078 120
Huruf latin x kecil
y 0079 121
Huruf latin y kecil
z 007A 122
Huruf latin z kecil
{ 007B 123
Kurung kurawal buka
¦ 007C 124
Garis vertikal (pipa)
} 007D 125
Kurung kurawal tutup
~ 007E 126
Karakter gelombang (tilde)
DEL 007F 127
Delete

0080 128
Dicadangkan

0081 129
Dicadangkan

0082 130
Dicadangkan

0083 131
Dicadangkan
IND 0084 132
Index
NEL 0085 133
Next line
SSA 0086 134
Start of selected area
ESA 0087 135
End of selected area

0088 136
Character tabulation set

0089 137
Character tabulation with justification

008A 138
Line tabulation set
PLD 008B 139
Partial line down
PLU 008C 140
Partial line up

008D 141
Reverse line feed
SS2 008E 142
Single shift two
SS3 008F 143
Single shift three
DCS 0090 144
Device control string
PU1 0091 145
Private use one
PU2 0092 146
Private use two
STS 0093 147
Set transmit state
CCH 0094 148
Cancel character
MW 0095 149
Message waiting

0096 150
Start of guarded area

0097 151
End of guarded area

0098 152
Start of string

0099 153
Dicadangkan

009A 154
Single character introducer
CSI 009B 155
Control sequence introducer
ST 009C 156
String terminator
OSC 009D 157
Operating system command
PM 009E 158
Privacy message
APC 009F 158
Application program command

00A0 160
Spasi yang bukan pemisah kata
¡ 00A1 161
Tanda seru terbalik
¢ 00A2 162
Tanda sen (Cent)
£ 00A3 163
Tanda Poundsterling
¤ 00A4 164
Tanda mata uang (Currency)
¥ 00A5 165
Tanda Yen
¦ 00A6 166
Garis tegak putus-putus (broken bar)
§ 00A7 167
Section sign
¨ 00A8 168
Diaeresis
© 00A9 169
Tanda hak cipta (Copyright)
ª 00AA 170
Feminine ordinal indicator
« 00AB 171
Left-pointing double angle quotation mark
¬ 00AC 172
Not sign
­
00AD 173
Tanda strip (hyphen)
® 00AE 174
Tanda merk terdaftar
¯ 00AF 175
Macron
° 00B0 176
Tanda derajat
± 00B1 177
Tanda kurang lebih (plus-minus)
² 00B2 178
Tanda kuadrat (pangkat dua)
³ 00B3 179
Tanda kubik (pangkat tiga)
´ 00B4 180
Acute accent
µ 00B5 181
Micro sign
00B6 182
Pilcrow sign
· 00B7 183
Middle dot


Macam-Macam Port jaringan

Port adalah suatu celah atau pintu atau lubang pada system komputer sebagai jalur transfer data.

Pada sistem komputer sebenarnya ada dua jenis Port yaitu :Port Fisik & Port Logika(non-fisik)

1. Port fisik,adalah soket atau slot atau colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya Mouse,keyboard,printer…dll.
2. Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh Software sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain, tentunya termasuk koneksi internet.

Port Logika inilah yang akan kita bahas di sini, yaitu port yang berhubungan secara langsung dengan kegiatan kita ber-internet.

Macam-Macam Port:
• Port 80, Web Server
Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80,

• Port 81, Web Server Alternatif
ketika port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting website

• Port 21, FTP Server
Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21 dengan ftp server

• Port 22, SSH Secure Shell
Port ini digunakan untuk port SSH

• Port 23, Telnet
Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet

• Port 25, SMTP(Simple Mail Transport Protokol)
Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg digunakan adalah port 25

• Port 2525 SMTP Alternate Server
Port 2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email. Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena blok.

• Port 110, POP Server
Jika anda menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box

• Port 119, News (NNTP) Server

• Port 3389, Remote Desktop
Port ini adalah untuk remote desktop di WinXP

• Port 389, LDAP Server
LDAP Directory Access Protocol menjadi populer untuk mengakses Direktori, atau Nama, Telepon, Alamat direktori. Contoh untuk LDAP: / / LDAP.Bigfoot.Com adalaha LDAP directory server.

• Port 143, IMAP4 Server
IMAP4 atau Pesan Akses Internet Protocol semakin populer dan digunakan untuk mengambil Internet Mail dari server jauh.Disk lebih intensif, karena semua pesan yang disimpan di server, namun memungkinkan untuk mudah online, offline dan diputuskan digunakan.

• Port 443, Secure Sockets Layer (SSL) Server
Ketika Anda menjalankan server yang aman, SSL Klien ingin melakukan koneksi ke server Anda Aman akan menyambung pada port

• 443. This port needs to be open to run your own Secure Transaction server.
Port 445, SMB over IP, File Sharing
Kelemahan windows yg membuka port ini. biasanya port ini digunakan sebagai port file sharing termasuk printer sharing, port inin mudah dimasukin virus atau worm dan sebangsanya

• Ports 1503 and 1720 Microsoft NetMeeting and VOIP
MS NetMeeting dan VOIP memungkinkan Anda untuk meng-host Internet panggilan video atau lainnya dengan.

• Port 5631, PCAnywhere


• Port 5900, Virtual Network Computing (VNC)

Bila Anda menjalankan VNC server remote kontrol ke PC Anda, menggunakan port 5900. VNC berguna jika anda ingin mengontrol remote server.

• Port 111, Portmap

• Port 3306, Mysql

• Port 981/TCP


Layer OSI dalam Jaringan


Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)


Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI

osigroupedlayers.gif

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

“Open” dalam OSI

“Openâ€� dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).

Modularity

“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.

Modularity
modularity_1.gif
Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.
modularity_2.gif
Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.

7 Layer OSI

Model OSI terdiri dari 7 layer :

  • Application
  • Presentation
  • Session
  • Transport
  • Network
  • Data Link
  • Physical

Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?

osilayer.gif

Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Model OSI

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.

Model OSI
Keterangan
osilayers_1.gif
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
osilayers_2.gif
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
osilayers_3.gif
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
osilayers_4.gif
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
osilayers_5.gif
Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
osilayers_6.gif
Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.
osilayers_7.gif

Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.